Raden Puntadewa adalah nama Prabu Yudistira pada masa mudanya. Setelah menjadi raja dengan gelar Prabu, ia tidak berpakaian yang serba keemasan hanya sederhana saja.
BENTUK WAYANG
Puntadewa bermata jaitan, hidung mancung, roman muka tenang. Bersanggul keling dengan sunting waderan. Berkalung putera, bergelang, berpontoh dan berkeroncong. Kain bentuk bokongan puteran. Puntadewa berwanda: Malatsih dan Penganten.
Sedjarah Wayang Purwa, terbitan Balai Pustaka juga tahun 1965. Disusun oleh Pak Hardjowirogo.




nova rr berkata,
Agustus 10, 2009 pada 7:17 am
Pancenipun mboten wonten gambar ingkang warna nggih? Tapi meniko nggih sampun cekap kangge jampi kangen dhumateng kabudayan jawi
bosangjay berkata,
Agustus 18, 2009 pada 7:50 pm
mboten wonten