Ditengah banyaknya tokoh-tokoh pahlawan asing yang merecoki anak-anak kita, bahkan sedari kecil, melalui buku-buku komik, manga dan juga film film kartun. Ketahanan budaya Indonesia menjadi sebuah tanda tanya yang besar. Apalagi ditengah zaman ekonomi susah seperti sekarang, kebudayaan menjadi prioritas yang kesekian baik oleh pemerintah maupun masyarakat luas. Bila ini terus berlanjut maka yang dapat terjadi adalah anak-anak generasi sekarang nantinya akan lebih mengenal Batman dan Superman dari pada Gatotkaca dan Arjuna, kemudian juga akan lebih menyenangi Sponge Bob dari pada Petruk Gareng.
Dampak buruknya adalah tidak semua yang dibawa oleh para pahlawan asing tersebut baik dan cocok bagi budaya bangsa kita. Contohnya hal-hal seperti kekerasan dan dunia seks bebas yang dapat menjadi sebuah kewajaran dalam pola pikir mereka. Belum lagi hilangnya rasa kebanggaan nasional dan rasa nasionalisme.
Berangkat dari pemikiran ini maka sudah saatnya kita bertindak, tidak perlu lagi menunggu karena ini adalah menyangkut anak-anak kita juga. Dimulai dari dalam keluarga dengan mengawasi apa yang dilihat oleh anak-anak dan kemudian mengajak berdiskusi agar anak-anak tidak salah tangkap dan salah mengerti. Selain itu, kita dapat berpartisipasi dalam pengembangan budaya bangsa. Hal inilah yang saya coba tawarkan : penggunaan flash untuk wayang kulit.
Wayang kulit adalah sebuah karya budaya yang sudah begitu terkenal di Indonesia dan kini merambah dunia. Namun sayangnya untuk mencoba memainkan wayang kulit ini sendiri tidak mudah bagi semua orang. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :
- Tidak adanya akses untuk mencoba bermain dengan wayang kulit secara langsung.
- Mahalnya harga wayang kulit itu sendiri (informasi terkini harga 1 wayang dengan ukuran besar bisa mencapai 100 ribu).
Hal ini yang menyebabkan wayang kulit menjadi sebuah hal ekslusif untuk beberapa kalangan saja (yaitu para dalang). Padahal bagi anak-anak kesempatan untuk mencoba akan menjadi sebuah pengalaman yang mengesankan dan bagi mereka kesan pertama memainkan peranan yang penting untuk kedepannya.
Tujuan dari proyek wayang flash yang sedang saya buat bukanlah sebagai pengganti wayang kulit sesungguhnya. Tapi merupakan sebuah bentuk untuk mengenalkan wayang kulit kepada semua orang. Masih banyak yang harus disempurnakan dalam proyek wayang flash, karena itu saya memohon bantuan dari teman-teman untuk saran dan kritiknya dan mungkin kesediaan untuk membantu secara langsung.
Pertama-tama, silahkan mencoba proyek wayang flash ini terlebih dahulu.
Semoga bermanfaat.


