RADEN ANTASENA

Raden Antasena

Raden Antasena

Raden Antasena putera Raden Wrekudara yang tertua dengan Dewi Nagagini, puteri Hyang Antaboga, Dewa ular di Saptapratala. Antasena juga bernama Antareja, terhitung sebangsa dewa. Ia dapat hidup dalam bumi dan dapat terbang di awan. Tetapi ia tetap tinggal di dalam bumi, hanya keluar ke dunia jika perlu. Kesaktian Antasena mengalahkan kesaktian Wrekudara ayahnya. Kesaktiannya yang luar biasa, ialah menyembur bagai ular dan berbisa sekali. Jika dijilatnya bekas telapak kaki seseorang, matilah orang yang punya jejak itu. Oleh terang tilik Sri Kresna, Antasena ditipu supaya menjilat jejak kakinya sendiri, Antasena tewas karenanya. Kehendak Sri Kresna itu karena nanti pada perang Baratayudha Antasena tak akan mendapat lawan.

BENTUK WAYANG

Raden Antasena bermata telengan, hidung dempak, berkumis dan beryanggut, rambut terurai bentuk polos. Berjamang dengan garuda membelakang dan bersunting sekar kluwih. Berkalung bulan sabit, bergelang, berpontoh dan berkeroncong. Berkain katongan, bercelana cindai.

Sedjarah Wayang Purwa, terbitan Balai Pustaka juga tahun 1965. Disusun oleh Pak Hardjowirogo.

About these ads

11 Komentar

  1. ivan said,

    Desember 29, 2008 pada 2:07 pm

    Kehendak Sri Kresna…..
    memang, antara kecerdikan, kebijakan sebatas tipis dengan kelicikan.
    dalamnya hati siapa yang tahu…kehendak dewata? entahlah, saya hanya manusia.

    btw, susah juga nyari gambar shinta….makasih.

  2. sidik said,

    Oktober 3, 2009 pada 12:40 pm

    Kalo gagrag ngayogyakarto, Antasena itu anak Wrekudara dari dewi Urang Ayu, Antesena mukso bersama wisanggeni sebelum perang Bharatayudha sebagai syarat kemenangan Pandawa. Yang dimaksud Antasena diatas adalah Antareja.

    • Agustus 14, 2010 pada 3:51 am

      berarti antareja itu anaknya dewi nagagini ya mas?
      Trus wisanggeni itu apa benar anakny arjuna?

  3. Juni 28, 2010 pada 10:56 am

    Betul Kata Bung Sidik… yang diatas adalah tokoh Raden Antareja.

  4. Srahadi said,

    Oktober 19, 2010 pada 8:32 am

    Akur dengan mas Sidiq dan mas Agus Wijanarko.
    Tapi tokoh Antasena dan Antareja diceritakan sama, walau karakternya berbeda.

  5. Oktober 31, 2010 pada 1:30 pm

    walah? Ada beberapa versi mengenai ankya werkudara anak pertama raden antareja ibunya nagagini anak ke dua gatotkaca ibunya dewi aimbi yang ke tiga antasena ibunya dewi urangayu sepengetahuan mbah gtot ya koyo ngono?

  6. idris said,

    November 21, 2010 pada 1:44 am

    dari crita di atas itu slh . karrna anak dari naga gini itu antasena. karna anta rejo tu anak dewi udang yg kelebihanya berjalan di air. dan ank dari arimbi gatut kaca yg kelebihanya terbang dan otnya bagai kawat tulangnya bagai bes

  7. Bambang Sidharta said,

    Januari 27, 2011 pada 1:39 pm

    Menarik..Apakah Raden Antasena ini berjuluk juga Eyang Puser Bumi? dengan Pusaka Naga Bumi dan rajah Naga? kalau Beliau berada di dalam bumi, tentu pusaka itu cocok dan naga bermakna gempa..

    konon kabarnya beliau juga cucu Nabi Khidir/Dewa Samudera?

    Maaf ngelantur..karena saya belum paham dunia pewayangan dan dibesarkan tidak di lingkungan jawa, walau ada darah jawa dari kakek..

    SAlam

  8. priyono said,

    Maret 17, 2011 pada 4:41 am

    versi banyumas:
    werkudara+nagagini= antareja
    werkudara+arimbi=gathot kaca
    werkudara+urang ayu=antasena
    werkudara+rekotowati=srenggini

  9. kiss said,

    Maret 27, 2012 pada 12:17 pm

    salam,
    saya juga penggemar wayang, terutama ngayogyakarta. dan setahu saya, antareja dan antasena berbeda, karena mereka dilahirkan oleh ibu yang berbeda, serta mempunyai watak yang berbeda pula. antareja anaknya nagagini, antasena anaknya urangayu. saya agak heran dengan pernyataan bahwa antareja adalah antasena, atau saya yang kurang tahu ya? mohon penjelasannya, trims


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 44 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: