Gunungan

Bumi gonjang-ganjing, Langit kelap kelip …..

Sang Dalang berkomat-kamit sambil mengeluarkan Wayang Gunungan ke atas layar, dipinggiran para pemain gamelan nampak bersiap-siap, sedangkan para sinden tampak duduk bersimpuh dan tampak siap untuk mulai. Gunungan tersebut pun di tancapkan kedalam batangan pisang. Sementara dipinggir kanan dan kiri wayang-wayang lain menunggu dengan sabar giliran mereka untuk keluar.

Gunungan2

Gunungan

Kali ini sang Dalang ingin menceritakan lakon eksepsional, karena semua tokoh wayang akan ditampilkan tanpa terkecuali. Bukan karena sang Dalang ingin pamer akan koleksi wayang kulitnya tapi karena sang Dalang prihatin dengan generasi saat ini yang merasa kesusahan untuk mengenal tokoh-tokoh pewayangan yang telah digambarkan kedalam wayang kulit. Sebuah karya besar yang merupakan buah hasil dari kerja keras para artis-artis Indonesa di jaman dahulu untuk mengejewantahkan para tokoh Mahabaratha dan Ramayana kedalam bentuk tersendiri yang unik dan khas dengan budaya Jawa.

Dayang juga ingin memperlihatkan koleksi koleksi lain, yaitu wayang fantasi dan wayang kontemporain yang telah lepas dari segala pakem dan mencoba menyesuaikan wayang kedalam aktualitas sehari-hari. Ini untuk membuktikan kalau wayang tidak memiliki limit dan batas-batas.

Ah tentu saja, layar disini bukanlah terbuat dari kain yang diterangi oleh lampu templok namun terbuat dari halaman-halaman html, adegan-adegan diceritakan oleh artikel-artikel. Para penonton pun dapat berinteraksi dengan sang dalang dengan menuliskan komentar-komentarnya disetiap lakon.

Bersiaplah karena sang sinden sudah mulai bernyanyi suluk dan pelan-pelan suara gemelan pun mulai terdengar, sang dalang pelan-pelan mencabut Gunungannya.

Dalang Bowie

PS : Gunungan adalah wayang yang berbentuk gunung dan digunakan untuk pembuka dan penutup. Selain itu Gunungan juga dapat digunakan untuk merepresentasikan fenomena-fenomena alam seperti angin topan dan badai yang menderu-deru.

1 Komentar

  1. Januari 9, 2012 pada 1:37 pm

    lestarikan budaya kita brow makasih artikelnya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: