BAGONG

BagongBagong berasal dari bayangan Semar. Tersebut dalam cerita, ketika Semar dititahkan turun ke dunia, maka ia minta kepada Dewa, seseorang yang akan menjadi temannya. Sabda Dewa: “Bayanganmulah yang akan menjadi temanmu”. Seketika itu juga bayangan Semar berwujud manusia, diberi nama Bagong, berarti bergerak, berasal dari gerakan bayangan Semar.
Bagong beradat lancang, bila mendengar orang berkata kemudian disambungnya dengan berlagak bodoh. Menurut riwayat pedalangan, pada zaman Mataram, ada seorang dalang bernama Panyangmas. Keturunan Panyangmas itu, mengembara ke Jawa Timur. Waktu memainkan wayang dengan menggunakan lawakan Semar, Gareng dan Petruk. Adapun yang mengembara ke Jawa Barat, menggunakan wayang Semar dan Bagong.
Tetapi kenyataannya di zaman sekarang ini, baik di Jawa Barat menggunakan semua tokoh punakawan. Begitupun di tempat lainnya ada yang menggunakan Bagong saja. Dalang yang menggunakan Bagong ini disebut dalang Bagong.
Menurut riwayat, jika keturunan dalang itu adalah perempuan, maka bila suaminya seorang dalang ia harus minta izin pada istrinya ketika akan mendalang.

BENTUK WAYANG

Bagong bersuara besar dan kendor di dalam leher. Bagong bermata bentuk pecicilan (membeliak), hidung pesek, bibir bawah panyang-tebal, kepala gundul, ada juga yang gombak, perut besar, burut pusat. Bergelang, Berkain bentuk rapekan dagelan.
Bagong, berwanda : 1 Gilut, karangan Sri Sultan Agung. 2 Gembor; 3. Ngengkel dan 4. Roti

Sedjarah Wayang Purwa, terbitan Balai Pustaka juga tahun 1965. Disusun oleh Pak Hardjowirogo.

2 Komentar

  1. andikurnianto said,

    Februari 18, 2009 pada 5:21 am

    minta yang wayang bawor dari banyumas ya bung


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: