RADEN PALASARA

Raden Palasara

Raden Palasara

Raden Palasara anak Bambang Sakri. la seorang pendeta kesatria, artinya ia berlaku sebagai pendeta, juga sebagai kesatria yang gemar juga berperang. Waktu bertapa, ia digoda oleh Dewa yang merupakan dirinya sebagai burung emprit, bersarang di rambut sang pertapa itu. Sang pertapa marah, lalu memburu burung itu. Lantaran ini, ia bertemu dengan Dewi Durgandini, seorang, puteri raja di negeri Wirata, yang sedang bertapa di perahu kemudian putri itu diambil jadi isterinya.
Sebenarnya burung emprit itu berasal dari seorang Dewa, yang memang sengaja menggoda Raden Palasara. Oleh kehendak Dewa supaya kesatria itu dapat meninggalkan kependitaannya, selayaknya seorang kesatria harus tinggal di dalam negeri dan juga ia seorang yang akan bertahta sebagai raja.
Raden Palasara menciptakan hutan jadi sebuah negeri, ialah Hastinapura, dan ia bertahta jadi raja dalam negeri itu bernama Prabu Dwipakeswara. Kemudian menjadi pendeta dengan sebutan Begawan. Dalam riwayat, Palasaralah yang mengarang sejarah dan cerita segala Dewa dan keturunannya.

BENTUK WAYANG

Raden Palasara bermata jaitan, hidung mancung; muka tenang. Rambut dihias dengan garuda membelakang, sebagian rambut terurai, bentuk gimbal (bergumpal-gumpal), Sunting waderan. Berselandang. Kain bokongan kesatria.

Sedjarah Wayang Purwa, terbitan Balai Pustaka juga tahun 1965. Disusun oleh Pak Hardjowirogo.

3 Komentar

  1. ilham suka palasara said,

    November 3, 2010 pada 5:16 pm

    Bisa minta cerita kisah hidupnya palasara gak pak
    soalanya saya suka bgt sama tokoh dunia wayang yang satu ini,..
    terima kasih, matur sembah nuwun saking kulo..

  2. adoel said,

    November 6, 2010 pada 1:59 pm

    kereeeeen

  3. Rahmanto said,

    Februari 28, 2014 pada 3:17 am

    Bagaimanakah akhir hayat Begawan Palasara? Terimakasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: