RAKSASA HUTAN

Raksasa Hutan

Raksasa Hutan

Wayang raksasa hutan ini hanya dimainkan sebagai pengganti rupa seseorang atau dewa dalam suatu lakon yang kemudian akan berganti rupa yang sejati. Misalnya seorang Dewa berganti rupa raksasa hutan, yang berkehendak akan menggoda seorang kesatria. Hal ini kebanyakan terjadi dari perbuatan Dewa Hyang Kamajaya dan Dewi Ratih, berupa raksasa (Iaki-laki) dan raseksi (perempuan). Namun bisa pula raksasa itu berasal dari seorang yang mendapat tulah/kutukan dari Dewa dan akan kembali ke wujudnya semula.

BENTUK WAYANG

Raksasa hutan bermata kelipan (sipit). Bentuk mata seperti ini pertanda bahwa raksasa itu berpandangan tajam dan buas. Hidung berbentuk haluan perahu, mulut terbuka tertampak gigi dan taringnya, rambut bergumpal-gumpal tak terurus, berkain rapekan tak bercelana. Bersunting daun dan bunga. Tangan hanya dapat digerakkan yang hadapan.

Sedjarah Wayang Purwa, terbitan Balai Pustaka juga tahun 1965. Disusun oleh Pak Hardjowirogo.

3 Komentar

  1. Dhimas Lintang sadewo said,

    Februari 14, 2009 pada 9:41 am

    OKEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE

  2. Sudarjanto said,

    Februari 25, 2009 pada 12:50 pm

    Saya banyak mengumpulkan gambar wayang,tapi kurang mengenal siapa sebenarnya tokoh wayang itu dengan ini saya menambah pengetahuan tentang bentuk wayang.Terimakasih mohon izin untuk saya share kepada teman teman di multiply

  3. September 13, 2011 pada 11:01 pm

    Buta buta galak.
    Solahmu lunjak lunjak.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 54 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: