BUTO TERONG

Buto Terong

Buto Terong

Buto berarti raksasa, dan terong adalah buah tanaman terung. Disebut Buto Terong karena hidungnya yang seperti terong. Raksasa ini dikenal orang, sebagai raksasa perusak keamanan, sebenarnya ia merusak bukan karena kebuasannya, melainkan karena ia kuat makan dan tidak pernah merasa puas dengan makanannya. Hakikatnya orang yang tamak, tak ada rasa puasnya. Suara raksasa ini sengau (bindeng).

BENTUK WAYANG

Buta Terong bermata juling, hidung bentuk buah terung. Bergigi dan bertaring, bahu tinggi sebelah. Rambut terhias, bersunting sekar kluwih dengan terhias pula. Berkalung ulur-ulur lebih nyata. Bergelang, berkeris gayaman. Kain rapekan.

Raksasa ini juga digunakan untuk mengingat tahun pembuatannya dengan kata: buta lima mangsa janma = 1655

Sedjarah Wayang Purwa, terbitan Balai Pustaka juga tahun 1965. Disusun oleh Pak Hardjowirogo.

1 Komentar

  1. m. saleh rianto said,

    Januari 28, 2013 pada 11:39 am

    Aja kaya buto terong, ora apik?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: